Bandung, 18 Oktober...
Di kosan Maya... malah ngikut download aja ... -.- ...
haduu.. mau pulang ujan...
si dia sms mulu laagi.. kayanya ngambek tuh ...
bingung deh...
Kamis, 18 Oktober 2012
Minggu, 25 Maret 2012
Tentang Kita Anak Putih Abu
Pertama – tama ku kan kenalkan diriku
yaitu TRI ARYANI, saya merupakan anak ke 3 dari 3 bersaudara bias di sebut juga
anak bungsu… J. Di sini saya akan
menuliskan semua apa yang terjadi di kelas kami, dari mulai yang senang, sedih,
dan cinta, haha…
Hari
pertama sekolah, bertemu banyak teman yang tak ku kenal, karena baru masuk
kelas setelah 2 hari sakit karena telah mengikuti MOS yang amat melelahkan…
>.< mana seniornya galak – galak lagi… L hmm…
Teman
sebangku yang agak ku kenal pada MOS yaitu DINI MARYANI PRADITA, panggil saja
dini, ia orangnya baik, very clean, and miss perfect, hoho,,, sangat berbeda
denganku yang ceroboh, “agak” jorok, hehe agaknya pake tanda kutip ya… soalnya
ga jorok jorok banget.. :P
Kami
dalam satu kelas yaitu kelas TKJ 3 sebanyak 40 orang murid setiap hari
mengikuti pelajaran yang sudah dijadwalkan oleh sekolah yaitu SMK BINA
NUSANTARA, saya sangat senang di kelas ini meski awalnya agak canggung, karena
yang lain sudah akrab, tapi saya sendiri baru masuk kelas… (hehe maklum baru
sehat).
Setelah
beberapa hari sekolah, kami dikenalkan dengan wali kelas kami pada saat kelas 1
yaitu “IBU IKA SARTIKA” yuhuuu… ibunya cantik berkerudung lebar, imut dan
sangat menjaga wudlu, sampai anak laki laki kalo salaman selalu dari kejauhan..
haha padahal pengen pegang tuh tangan… :D. Walikelas ku ini mengajar kimia, dan
biologi, saya sangat senang dengan pelajaran ini, bagitupun yang lainya. Nah
mulai belajar efektif setelah 1 minggu
kini saatnya pembagian organisasi kelas, dari mulai KM, WAKIL KM, BENDAHARA,
SEKERTARIS, Dll. Setelah di rundingkan tak ada yang ingin menjadi ketua kelas,
dan dengan kebijakan walikelas DINI di angkat sebagai ketua, dan saya sendiri
sebagai wakilnya, asalnya saya menolak, namun apa boleh buat semua sudah setuju.
Beberapa
minggu kemudian ada selebaran bahwa dari setiap kelas harus mengirimkan
perwakilannya sebanyak 2 orang untuk
mengikuti organisasi MPK (musyawarah perwakilan kelas) padahal
organisasi ini hanya di gunakan sebagai penonton untuk menonton sidang LPJ
(lembar pertanggung jawaban) osis. Setelah di runding kami (dini, dan saya)
kembali yang menjadi perwakilan, karena tak ada yang lain yang ingin mengikuti
organisasi organisasi.
Mulai
merasa sibuk sebagai pejabat kelas, di panggil guru lah, ngurusin anak anak
yang berisik lah, mana pada ngeyel lagi pada ga mau di urus. Huh melelahkan
>.<
Setelah
beberapa minggu berlalu, sidang LPJ pun akan segera di mulai, saya dan dini
mulai sering pulang sore untuk menyusun strategi nanti apa yang akan di
pertanyakan oleh para wakil kelas kepada osis yang sedang bertanggung jawab
hasil kerjanya setelah masa jabatan 1 tahun ini, apakah ada perubahan ke lebih
baik atau malah sebaliknya. Pada saat di mulai ternyata seperti sidang
sungguhan, coba harus pakai baju yang rapih, sepatu hitam, atribut lengkap, ga
boleh kesiangan. >.<
Setelah
di fikir-fikir kenapa kami ga ikut osis aja sekalian, agar dapat merasakan
bagai mana beroganisasi, J karna pada waktu itu ku fikir pasti
enak jadi kakak kelas yang bias ngerjain anak anak baru,, hehe niatnya ga baik
yaa.. >.< tapi tak apa, namun setelah mengikuti LDKS (latihan dasar
kepemimpinan siswa) yaitu salah satu syarat menjadi osis, yang pada acara itu
sangat menggenaskan, >.<
-difikir-fikir prolognya
kepanjangan yah.. hehe-
Kembali
lagi ke kelas kami yaitu TKJ 3, kini di kelas semakin akrab saja, sampai
suasana gaduh di kelas, marahan sama guru, bikin guru nangis, huh.. pokoknya
seruuu… >.< Setelah beberapa bulan sekolah, mulai terlihat kenakalan
murid murid, dari mulai yang ikut tawuran, banyak yang bolos, kebanyakan pacaran,
nonton konser yang ujungnya ricuh, ngerokok, ga ngerjain pr, pergi kesekolah
dari rumah tapi ga dateng ke sekolah, kesiangan sampe di hukum kesiswaan, yang
ngekos malah keseringan gadang sampe tidur ga pake aturan bangun siang dan ga
ikut sekolah pula, huh asli masih banyak lagi… >.<
Namun
suatu ketika sudah terlalu mereka (jeni, jainul, widi, adam, ridwan alias koer)
sudah terlalu sering melanggar peraturan (bolos, kesiangan) mulai di tindak
oleh kesiswaan TKJ yaitu bapak Allan Ardiansyah, S.T. hmm pada di sidang mulai
dengan perjanjian pertama yang bertuliskan bahwa jika melanggar peraturan lagi
akan menerima hukuman dan surat perjanjian yang ke2 di tandatangani oleh orang
tua, dan jika masih melanggar akan di kembalikan ke orang tua (DO) beuh,,
mantep kan surat perjanjiannya. >.< ikh masi aja yang langgar siswa
pertama yang di keluarkan M. Ridwan yang suka di panggil koer emh padahal tu
anak seru, suka ngeluarin kata kata jargon J juga yang suka di gosipin suka sama
KINANTI hehe… hemm tapi sayangnya dia keluar kelas >.< pindah ke rumahnya
di cimahi, dan berkomlplot kembali dengan geng motornya, yang ku juga bingung
dang a tau di punya motor atau engga. Haha (peace ya werhh… woles oke just
kidd)
Dengan
berkurangnya personil, kita jadi sedih, namun kami masih punya banyak stok anak
seruu.. J hehe. Tiba saatnya
pembagian rapot kelas, beuh (dag … dig … dug … deg … dorrrrrrrrr …)
Langganan:
Komentar (Atom)